19 May 2020

Review: Biotalk Body Balm

Well hello my wonderful friend!!

Minggu ini sepertinya menjadi minggu yang amat sangat produktif bagi saya karena mood saya untuk meng-update review di blog ini lagi tinggi-tingginya dalam beberapa tahun terakhir. Biasanya lagi seneng ambil foto tapi malas bikin draft ataupun sebaliknya.Semoga semangat saya untuk ngeblog terus ada karena kalau dipikir-pikir saya ngeblog udah lama juga dari usia 20an #LOL.

Anyway... Kali ini saya mau review produk yang sebetulnya juga udah bertahun-tahun saya pakai bahkan sampai sekarang saat nama brand-nya sendiri sudah berubah. Pertama kali saya mencoba benda yang satu ini sekitar tahun 2016 kalau enggak salah ya. Gilak lama banget yak udah hampir 4 tahun yang lalu!! Dulu saya beli karena penasaran dan akhirnya saya pakai terus sampai sekarang. Penasaran? Nama produknya adalah Biotalk Body Balm, kenapa saya suka banget? Baca terus ya....


Rp. 85,000

Biotalk Body Balm memiliki 4 varian yaitu Lavandula, Vanilla, Rose dan Jasmine. Seluruh variannya memiliki manfaat yang sama dan perbedaannya hanya terletak pada aromanya saja. Kalau saya deskripsikan kira-kira aromanya seperti ini:

Lavandula: Aroma bunga lavender yang lembut.
Vanilla: Aroma manis seperti cupcake.
Rose: Aroma bunga mawar asli dan bukan aroma yang kuat seperti toner mawar.
Jasmine: Aroma bunga melati tapi wanginya enak dan gak horor #LOL.


Biotalk Body Balm dikemas dalam bentuk toples plastik berukuran 100gr dengan tutup ulir. Kalau dilihat dari ukurannya kelihatannya sedikit ya tapi karena ini berupa balsem jadi sedikit aja sudah cukup dan lumayan lama habisnya walau dipakai setiap haru.



Biotalk Body Balm ini memiliki tekstur yang unik dimana awalnya memiliki tekstur seperti balsem namun akan berubah menjadi minyak saat diaplikasikan ke kulit dan bereaksi dengan suhu tubuh. Kalau masih belum disentuh teksturnya akan awet seperti foto di atas.


Kandungan utama dari Biotalk Body Balm adalah Almond Oil, Olive Oil, Virgin Coconut Oil, Beeswax, Fragrance Oil dan Essential Oil. Pokoknya kandungan di dalam Body Balm ini bakalan bikin kulit super lembab dan wangi deh.


Biotalk merekomendasikan untuk menggunakan Body Balm setelah mandi saat kulit tubuh masih agak lembab sehingga produknya lebih mudah diaplikasikan. Tapi kalau saya pribadi lebih suka menggunakan si Body Balm ini sebelum tidur karena aromanya membuat rileks dan buat saya sendiri kalau melakukan ritual tertentu sebelum tidur itu seperti menipu otak saya untuk segera istirahat.


Kalau Body Balmnya udah pernah dicolek tekstur di dalam kemasannya akan sedikit berubah menjadi lebih lembut dan ada beberapa area yang berubah menjadi minyak. Tapi tenang aja teksutrnya akan tetap awet seperti ini dan tidak akan meleleh kecuali kalau produknya mungkin diletakkan dekat dengan tempat yang panas.


Nah kalau udah dicolek dan diaplikasikan tekturnya berubah menjadi lebih lembut dan meleleh, saya biasanya nyolek sedikit-sedikit sambil dipijat-pijat ke tangan dan kaki. Habis gini biasanya wanginya kemana-mana dan bikin kamar saya jadi wangi banget, well entah kamarnya yang wangi apa sayanya yang wangi jadi kecium terus aromanya #LOL. Saat produknya belum menyerap memang masih sedikit terasa greasy tapi segera hilang setelah produknya sudah menyerap.

Selain dipakai sebelum tidur, Biotalk Body Balm juga saya gunakan sebagai pengganti Hand Cream saat di kantor. Apalagi sekarang kan saya sering bolak-balik cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer tuh, tangan saya jadi kering dan ujungnya sedikit pecah-pecah. Kalau pakai hand cream saya kurang suka karena terasa agak lengket dan kadang agak licin-licin gimana gitu, sedangkan pakai Biotalk Body Balm tidak terasa lengket dan kalaupun saya cuci tangan lagi juga tidak berasa ada sisa residu produknya di tangan. Last but not least tangan saya jadi wangi sepanjang hari juga he he

Kalau kamu tertarik dengan produk-produk Biotalk kamu bisa mengunjungi website, sosial media dan e-commerce mereka di bawah ini:






Add me on your list  ^^

https://www.facebook.com/crochetandlipstick https://plus.google.com/u/0/+SekarSaraswati http://instagram.com/crochetandlipstick http://www.pinterest.com/crochetandlips/boards/ https://twitter.com/crochetnlipstik https://www.bloglovin.com/people/crochetandlipstick-2150187

6 comments:

  1. Terimakasih infonya kk😍❤️❤️ menarik bgt

    ReplyDelete
  2. unik banget ya tekstur si body balm ini awalnya kaya balsem tapi nanti berubah menjadi minyak menyesuaikan suhu tubuh.
    Btw penaran banget sama si jasmine nya

    ReplyDelete
  3. Thanks kak Sekar reviewnya, jadi berminat pengen cobain Biotalk Body Balm varian Lavandula 💜 relaxing banget sepertinya 😘

    ReplyDelete
  4. kak mauu bagus banget ,thx kak infonya 😍😘

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...